Blog

Blog

Tuesday, October 28, 2014

Membangun Unesa Minus Duplikasi Buta



(Surat Terbuka untuk Rektor Unesa)

Oleh SUHARTOKO


Assalamu'alaikum WW,

Mohon maaf kalau apa yang saya sampaikan secara terbuka ini membuat para pihak, khususnya Pak Rektor Prof Warsono dan mantan rektor Pak Prof Muchlas Samani, kurang atau tidak berkenan. Ini saya lakukan bukan ada maksud macam-macam atau bermotif negatif dan sejenisnya. Tetapi, hal ini lebih karena saya tidak memiliki media/sarana yang secara langsung bisa menjembatani apa yang hendak saya sampaikan kepada beliau. Saya berharap, suatu saat pesan yang saya tulis ini sampai dan dibaca oleh beliau dan apa yang hendak saya sampaikan bermanfaat, khususnya bagi pengembangan Unesa, kampus yang pernah menjadi kawah candradimuka saya dalam menimba ilmu.

Saya tidak terlalu banyak mengenal Pak Prof Warsono, baik secara personal maupun dalam kapasitasnya sebagai pejabat di Unesa. Sebaliknya, saya yakin Pak Warsono juga tidak mengenal (sama sekali) saya. Maklum, selama jadi mahasiswa IKIP Surabaya tahun 1986 hingga lulus, 1990, praktis saya tidak pernah "bersentuhan" dengan Pak Prof Warsono. Perkenalkan, saya Suhartoko, alumni IKIP Surabaya/Unesa, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1986 (seangkatan dan sekelas dengan Kajur Bahasa dan Sastra Indonesia saat ini, Mas Dr Syamsul Sodiq, MPd).

Friday, October 3, 2014

ISIS dalam Tinjauan Ahlussunnah



 Oleh Dr Ali Musri Semjan Putra, MA

• Pendahuluan
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam buat nabi kita yang mulia Muhammada shalallahu’alaihi wassalam beserta keluarga dan para sahabat beliau. Berangkat dari rasa ingin saling menasehati sesama muslim, kami meluangkan waktu untuk membahas salah satu topik aktual dewasa ini. Yaitu tentang Daulah Islamiyah Iraq dan Syam (داعش) yang lebih popular dengan ISIS (Islamis State of Iraq and Sham). Jika kita amati isu ISIS telah menjadi polemik baru di tengah-tengah masyarakat. Adanya pro dan kontra terhadap sesuatu yang baru muncul itu hal yang biasa. Akan tetapi suatu hal yang tidak bisa diterima dan dibenarkan sama sekali adalah memanfaatkan isu ISIS untuk menolak Islam dari jarak jauh dan dekat, lalu dikait-kaitkan dengan dakwah Ahlussunnah yang sedang bersemi di bumi nusantara ini. Dengan kata lain: memancing di air keruh.
Semoga tulisan kecil ini dapat menggambarkan siapa sebanarnya ISIS? dan bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap ISIS? Selamat membaca! Semoga bermanfaat.

Blog Archive