Blog

Blog

Thursday, July 10, 2014

Untuk Capresku



Saudaraku,
Ketika kupahat pesan ini pada dinding pagi
Mungkin kau masih terlelap dalam tidur dan mimpi-mimpi
Atau justru khusuk dalam doa sunyimu
Tengadah dalam bibir yang mengatup rapat-rapat
Namun penuh gejolak di dada  yang terus berjaga
Berharap kemenangan atas hajat politik yang kian membara

Saudaraku,
Aku dan berjuta-juta rakyat negeri ini
Tak pernah meminta bagaimana kau mesti memutar roda bangsa menaiki tangga kesejahteraan
Namun, selalu saja kudengar bibir manismu menyuapkan beribu janji
Ke mulut-mulut kami yang lapar dan dahaga
Dalam bungkus indah  kampanye dan propagandamu

Saudaraku,
Di bilik ini, aku gadaikan kepercayaan padamu
Dalam paket waktu lima tahunan
Entah apa yang bersemayam dalam pikiranmu setelah dilantik dalam jubah kepresidenan nanti
Yang pasti, kepercayaan adalah amanah
Yang kelak harus kau pertanggungjawabkan
dalam hidup dan matimu
Dalam timbangan peradilan yang kau tak bisa lagi menghindar
Bahkan mulut, tangan, dan kakimu adalah saksi yang tak pernah ingkar memutar kembali lakon kehidupan
Yang selalu patuh dalam kendali Tuhanmu.



Gresik, 9 Juli 2014
(Menjelang Coblosan Pemilu Presiden/Wakil Presiden)

No comments:

Post a Comment

Blog Archive