Blog

Blog

Tuesday, May 27, 2014

Segenggam Benih Cinta



Kebahagiaan macam apa yang kau impikan?
Segenggam benih cinta tlah kutaburkan di ladang yang basah
Lalu berharap tumbuh subur menghijau di sabana hatimu
juga hatiku

Pada titian pematang kita berjalan
Menghirup segar hijau daun
Menuju pesta panen yang lama terdambakan
Bersama ceria anak-anak ladang kita

Aku bukanlah malaikat yang beku dalam ketundukan pemberi titah
Bukan pula nabi yang maksum menuju tangga isro'-mi'roj
Tapi:
Aku masih punya segenggam benih cinta
Yang tak pernah habis-habisnya


Gresik, 27 Mei 2014

No comments:

Post a Comment

Blog Archive