Blog

Blog

Wednesday, March 19, 2014

Bintang Fajar



Temaram bintang fajar
Pendar kesejukanmu mengantar di setiap pagiku
Yang tak pernah susut oleh lelehnya embun
Beburungan pun belum genap berjaga di tengah adzan Subuh
Juga bulan sealis yang sabar menyaksikan keindahan kerlap-kerlipmu

Biarlah tangan ini tak mampu menjamahmu
Namun, biarkan hati ini selalu merindukanmu
Dalam setiap detak jantungku
Dalam setiap aliran darahku
Dalam setiap hembusan nafasku

Temaram bintang fajar
Tlah terenda busana cinta
Yang terangkai dari serpihan laku berbalut asa
Yang berjalan dalam titian kehidupan yang kita lalui
Duka-suka, susah-senang, juga sedih-gembira
Dan setumpuk kisah yang berserakan
Adalah saksi perjalanan yang makin memperkoh batin
Seperti karang kuat mengakar pijakan cinta
Yang tak akan lekang oleh sekat ruang dan waktu
Dalam bingkai cinta suci nan abadi

Hari ini,
Entah,  telah berapa purnama kita habiskan
Untuk menyelami panggung kehidupan
Atau hanya sekadar  duduk-duduk
Sambil memandangi uban yang mulai tumbuh di kepala
Kau tetap bintang fajarku
Yang terus memancarkan cahaya kesejukan
Sedalam-dalamnya
Selama-lamanya



Gresik , 14 Maret 2014

No comments:

Post a Comment

Blog Archive