Blog

Blog

Tuesday, December 30, 2014

Cinta Rasul



Bermusim-musim
Yang mengukir panas meranggas dalam kemarau nan panjang
Yang membalut dingin dalam deras penghujan dan
kerap membanjiri tanah ladang juga permukiman
Aku lantunkan mantra suci dalam bingakai nan indah
:Shalawat untukmu
Untuk junjunganku, sang insan kamil
:Kanjeng Rasul Muhammad, kekasih Allah
Adakah ini sebentuk kasih dan cintaku padamu?

Sunday, December 14, 2014

Luberan Energi Literasi



Oleh SUHARTOKO

Pembacaan 'Risalah' oleh mahasiswa PPPG
Menyerap luberan energi positif dari para praktisi, pegiat, dan penggerak literasi. Inilah salah satu pertimbangan saya menghadiri undangan Direktur PPPG Unesa Prof Dr Luthfiyah Nurlaela MPd pada talk show literasi bertema “Gerakan Literasi Pendidikan menuju Indonesia Maju”  di gedung Wiyata Mandala Unesa, kampus Lidah Wetan, Sabtu, 13 Desember 2014. Karena itu, begitu mbak Ela, demikian saya biasa menyapa sang direktur PPPG Unesa, mengirim SMS  yang mengharap saya bisa hadir di acara yang digelar di hall lantai 9 gedung itu, saya langsung merespon, "Insya Alloh, saya usahakan datang, Mbak."

Saya niati hadir --setelah menerima undangan-- karena dari informasi sebelumnya di milis group Ganesa, sejumlah praktisi, pegiat, dan penggerak literasi akan tumplek bleg di acara itu. Nama-nama beken di bidang literasi (setidaknya menurut takaran persepsi saya) seperti Prof Budi Darma, sastrawan dan guru besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dukut Imam Widodo, Sirikit Syah, Satria Dharma, juga mbak Ela, adalah figur yang hingga kini eksis di dunia tulis-menulis.

Friday, November 7, 2014

Tips Kaya Raya ala Bob Sadino



Oleh Adhika Dwi Pramudita|Studentpreneur 

Bob Sadino
Anda Tidak Butuh “Keren” dan “Gengsi” untuk Bisa Sukses
Jika selama ini Anda berpikir, bahwa bisnis itu harus sesuatu yang kedengaran mentereng, maka pikirkan lagi. Bahkan, setidak mentereng apa pun kedengarannya, “Jualan Telur Ayam Negeri” itu, buktinya, inilah yang berhasil mengantarkan seorang Bob Sadino jadi salah seorang pebisnis paling sukses di Indonesia.

Start Small Bukan Berarti Tidak Bergengsi
Bob Sadino pernah jadi sopir mobil sewaan dan kuli bangunan. Dia kemudian menemukan peruntungannya di bisnis telur ayam negeri. Kala itu, Bob Sadino berpikir “Kok telur di Indonesia beda dengan di Eropa?” Memang, telur ayam negeri masih asing di telinga masyarakat Indonesia. Bob Sadino- lah yang kemudian disebut-sebut berperan membawa telur ayam negeri ke Indonesia.

Monday, November 3, 2014

Lima Jalanan Terdingin di Dunia



Pernahkan Anda membayangkan mengendarai mobil dari satu kota ke kota lain dengan pemandangan pegunungan yang diselimuti salju?
Apabila dibayangkan, mungkin akan terlihat indah. Namun, saat benar-benar menjalaninya Anda akan mulai sadar bahwa salju dan es yang tampak indah juga membawa kesulitan tersendiri, yakni apabila mulai menyelimuti jalanan yang Anda lalui.
Namun, bila Anda adalah orang yang suka akan tantangan, Anda bisa mencoba berkendara di lima jalanan ini, di mana kelimanya selalu diselimuti dengan udara dingin sepanjang tahunnya. Berikut daftarnya yang diambil dari situs Autoexpress:

Tuesday, October 28, 2014

Membangun Unesa Minus Duplikasi Buta



(Surat Terbuka untuk Rektor Unesa)

Oleh SUHARTOKO


Assalamu'alaikum WW,

Mohon maaf kalau apa yang saya sampaikan secara terbuka ini membuat para pihak, khususnya Pak Rektor Prof Warsono dan mantan rektor Pak Prof Muchlas Samani, kurang atau tidak berkenan. Ini saya lakukan bukan ada maksud macam-macam atau bermotif negatif dan sejenisnya. Tetapi, hal ini lebih karena saya tidak memiliki media/sarana yang secara langsung bisa menjembatani apa yang hendak saya sampaikan kepada beliau. Saya berharap, suatu saat pesan yang saya tulis ini sampai dan dibaca oleh beliau dan apa yang hendak saya sampaikan bermanfaat, khususnya bagi pengembangan Unesa, kampus yang pernah menjadi kawah candradimuka saya dalam menimba ilmu.

Saya tidak terlalu banyak mengenal Pak Prof Warsono, baik secara personal maupun dalam kapasitasnya sebagai pejabat di Unesa. Sebaliknya, saya yakin Pak Warsono juga tidak mengenal (sama sekali) saya. Maklum, selama jadi mahasiswa IKIP Surabaya tahun 1986 hingga lulus, 1990, praktis saya tidak pernah "bersentuhan" dengan Pak Prof Warsono. Perkenalkan, saya Suhartoko, alumni IKIP Surabaya/Unesa, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1986 (seangkatan dan sekelas dengan Kajur Bahasa dan Sastra Indonesia saat ini, Mas Dr Syamsul Sodiq, MPd).

Friday, October 3, 2014

ISIS dalam Tinjauan Ahlussunnah



 Oleh Dr Ali Musri Semjan Putra, MA

• Pendahuluan
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam buat nabi kita yang mulia Muhammada shalallahu’alaihi wassalam beserta keluarga dan para sahabat beliau. Berangkat dari rasa ingin saling menasehati sesama muslim, kami meluangkan waktu untuk membahas salah satu topik aktual dewasa ini. Yaitu tentang Daulah Islamiyah Iraq dan Syam (داعش) yang lebih popular dengan ISIS (Islamis State of Iraq and Sham). Jika kita amati isu ISIS telah menjadi polemik baru di tengah-tengah masyarakat. Adanya pro dan kontra terhadap sesuatu yang baru muncul itu hal yang biasa. Akan tetapi suatu hal yang tidak bisa diterima dan dibenarkan sama sekali adalah memanfaatkan isu ISIS untuk menolak Islam dari jarak jauh dan dekat, lalu dikait-kaitkan dengan dakwah Ahlussunnah yang sedang bersemi di bumi nusantara ini. Dengan kata lain: memancing di air keruh.
Semoga tulisan kecil ini dapat menggambarkan siapa sebanarnya ISIS? dan bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap ISIS? Selamat membaca! Semoga bermanfaat.

Sunday, September 14, 2014

Budaya Menghukum dan Menghakimi Para Pendidik di Indonesia


Oleh Prof Rhenald Kasali (Guru Besar FE UI)

Lima belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat. Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (Excellence) yang artinya sempurna, hebat,bagus sekali. Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa. Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya tulisan itu buruk, logikanya sangat sederhana.

Thursday, September 11, 2014

Mengenal Umbi Porang dan Prospek Bisnisnya

BOGOR, KOMPAS.com - Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) memperkenalkan budi daya umbi porang sebagai potensi baru bercocok tanam bagi pemuda dan masyarakat Desa Hegarmanah, Gunung Pendidikan Gunung Walat, Jawa Barat.
"Budi daya umbi porang ini cukup berpotensi bagi masyarakat di Desa Hegarmanah, selain membuka usaha baru juga menghindari konflik penyerobotan lahan hutan di wilayah tersebut," kata Juanda, Ketua Tim Mahasiswa Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian Masyarakat, IPB, di Bogor, Kamis (15/8/2013).

Tuesday, September 9, 2014

Secangkir Kopi Putih



Kalau saja kau ada di sampingku
Tentu bisa kau rasakan betapa nikmatnya secangkir kopi putih ini
Juga betapa ujung lidah yang bergetar karena kepanasan atau
justru mengalir kehangatan
Lalu bersama kita pahat rasa yang tertambat di dinding kerongkongan
Hingga tetes terakhir kopi yang tertuang di bibir kita
Karna 'ku tak tahu di mana tetesan rindu itu terselip
di antara pusaran secangkir kopi ini

Monday, July 21, 2014

Jejak Sunyi



Demi malam-Mu yang agung
Yang di hadapan-Mu bermuara segala ketundukan
Bersimpuh apa yang melata di bumi dan menggantung di langit
Juga yang melayang di angkasa raya
Kusandarkan jasad yang hina dalam perjalanan panjang milik-Mu
Kuheningkan rasa yang murka dalam   pelukan rahman-rahim-Mu
Kuluruhkan lidah yang berbasah dusta dalam sejuk pandu firman-Mu

Demi malam-Mu yang agung
Yang di tangan-Mu berpulang segala kuasa
Kuhajatkan zikir sunyi ini dalam khusuk iktikaf di atas panggung penyesalan
Untuk melebur segala khilaf dan kedurhakaan nan murka
Dalam pusaran istighfar penghapus samudera dosa

Demi malam-Mu yang agung
Yang di dalamnya terkandung kebajikan
yang Kau setarakan dengan 1.000 bulan
Lewat penghambaan ini, Ya Allah
Kutinggalkan jejak sunyi

Faghfirli ...fa'fuanni



Gresik, 21 Juli 2014 (24 Ramadan 1435 H)
                                                            

Thursday, July 10, 2014

Untuk Capresku



Saudaraku,
Ketika kupahat pesan ini pada dinding pagi
Mungkin kau masih terlelap dalam tidur dan mimpi-mimpi
Atau justru khusuk dalam doa sunyimu
Tengadah dalam bibir yang mengatup rapat-rapat
Namun penuh gejolak di dada  yang terus berjaga
Berharap kemenangan atas hajat politik yang kian membara

Saudaraku,
Aku dan berjuta-juta rakyat negeri ini
Tak pernah meminta bagaimana kau mesti memutar roda bangsa menaiki tangga kesejahteraan
Namun, selalu saja kudengar bibir manismu menyuapkan beribu janji
Ke mulut-mulut kami yang lapar dan dahaga
Dalam bungkus indah  kampanye dan propagandamu

Saudaraku,
Di bilik ini, aku gadaikan kepercayaan padamu
Dalam paket waktu lima tahunan
Entah apa yang bersemayam dalam pikiranmu setelah dilantik dalam jubah kepresidenan nanti
Yang pasti, kepercayaan adalah amanah
Yang kelak harus kau pertanggungjawabkan
dalam hidup dan matimu
Dalam timbangan peradilan yang kau tak bisa lagi menghindar
Bahkan mulut, tangan, dan kakimu adalah saksi yang tak pernah ingkar memutar kembali lakon kehidupan
Yang selalu patuh dalam kendali Tuhanmu.



Gresik, 9 Juli 2014
(Menjelang Coblosan Pemilu Presiden/Wakil Presiden)

Monday, July 7, 2014

SLBK; Nostalgi Medis Ibnu Sina


Saat menjalani terapi.

Ibnu Sina. Ini bukan soal ilmuwan Muslim kosohor dan serbabisa yang juga berjuluk bapak dokter dunia itu, tapi terkait nama rumah sakit di Gresik, Jawa Timur. Ya, rumah sakit milik Pemkab Gresik yang bernama Ibnu Sina  ini memiliki kenangan tersendiri bagi saya. Di rumah sakit yang lebih dikenal dengan sebutan Rumah Sakit Bunder dan berlokasi di Jl Wahidin Sudirohusodo ini, saya pernah dirawat secara intensif selama tiga hari setelah hampir sehari (pagi hingga sore menjelang Ashar) saya tidak sadarkan diri.  Kecelakaan yang menimpa saya tahun 2007 itu membuat saya harus menjalani rawat inap selama tiga hari plus masa rehabilitasi sekitar tiga bulan sebelum akhirnya dinyatakan sembuh total.

Tuesday, June 24, 2014

Korban Tabrak Lari



"Mas Aldi dah pulang, tapi ...."

Motor Aldi pascatabrakan
Ini adalah bunyi SMS istri saya, Shofi, ketika saya bertanya tentang apakah anak sulung kami, Ahmad Shalahuddin Azhar, sudah pulang atau belum dari kampus Unesa. Aldi, panggilan Ahmad Shalahuddin Azhar, Rabu (19/6/2014) mengikuti ujian praktik desain dalam rangka SBMPTN di Unesa, kampus Lidah Wetan. Itu merupakan hari kedua setelah sebelumnya menjalani tes tulis di kampus yang sama.

Untuk jalur SBMPTN ini, Aldi memang memilih Universitas Negeri (Unesa)  sebagai jenjang pendidikan lanjutan pasca-SMA-nya. Di kampus ini dia memilih dua program studi, yakni Ilmu Komunikasi dan Pendidikan Seni Rupa (Desain). Saat menjalani tes hari kedua itu, saya hanya mengantarkan Aldi di gerbang masuk kampus yang bersebelahan dengan komplek Perumahan CitraLand Surabaya ini. Dia memilih masuk sendiri ke dalam kampus, sendiri dan meminta saya meneruskan perjalanan ke kantor.

Thursday, June 19, 2014

Misteri



 Sampai ke ujung jalan
yang aku tak tahu entah di mana
Kucari rahasia dan hikmah terindah
yang Kau siapkan
:untukku


Sidoarjo, 19 Juni 2014

Tuesday, June 17, 2014

Dalam Pusaran Sunyi



Dalam pusaran sunyi
Yang segala kuasa ada di tangan-Mu
Aku sandarkan hajat untuk anak-anakku
Yang meretas asa di jalan panjang
Yang mendaki bukit menuju puncak cita-cita
Yang mengais harapan dalam langkah demi langkah di padang gersang
Yang menerjang ganas ombak meraih pulau impian

Dalam pusaran sunyi
Yang segala kasih sayang dalam genggaman-Mu
Aku hajatkan doa ini untuk anak-anakku
Yang berjalan menuju rumah ridlo-Mu
Maka, tebarkan jala panjang
Demi  menjaring satu demi satu embun yang
Menetes dari langit-Mu
Demi membaca lembar demi lembar kalam indah-Mu

Dalam bingkai tolabul 'ilmi yang
Kau wajibkan, seperti
Kau pesankan lewat nabi junjunganku



Gresik, 17 Juni 2014

Blog Archive