Blog

Blog

Tuesday, December 3, 2013

Unas SD Dihapus, Tidak Ada Lagi Tinggal Kelas



Mulai tahun 2014 tidak ada lagi peserta didik sekolah dasar (SD) yang tinggal kelas. Penilaian di rapor SD mencakup sikap, keterampilan, dan pengetahuan dalam bentuk deskriptif, tidak lagi berupa angka.

"Penilaian di SD tidak ada angka, tetapi narasi. Mereka tidak tinggal kelas. Bagi yang belum memahami pelajaran, meskipun naik kelas akan diberikan remidial," kata Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbud, Ramon Mahondas, saat memberikan keterangan pers pada Rapat Koordinasi Persiapan Implementasi Kurikulum 2013 di Tahun 2014 dan Ujian Nasional 2014.

Ramon mengatakan, saat ini telah dilakukan pelatihan untuk guru pendamping yang turun di lapangan. Mereka, kata Ramon, telah dijelaskan baku bentuk rapor, cara menilai, dan memberikan angka.  Dia menyebutkan, pelatihan tahun depan mencakup 150 ribu sekolah, lebih besar dibandingkan tahun ini yang hanya enam ribu sekolah.

"Terkait berbagai permasalahan muncul masukan itu sudah diakomodasi," katanya di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (1/12/2013).

Kepala Unit Implementasi Kurikulum Kemendikbud Tjipto Sumadi menyampaikan, penilaian dilakukan dengan menggunakan bahasa positif. Sebab, usia anak SD masih dalam usia emas (golden age). Hal ini, kata dia, dilakukan untuk memotivasi anak dalam proses pembelajaran.

Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Dadang Sudiyarto, mengatakan, tahun depan (2014) tidak ada lagi ujian berstandar nasional untuk SD, tetapi diselenggarakan ujian sekolah/madrasah. Ujian ini, kata dia, mencakup SD, SDLB, Paket A, dan Usla (usia lanjut?).

Dia mengatakan, mata pelajaran yang diujikan yaitu matematika, bahasa Indonesia, dan IPA untuk SD/MI dan bahasa Indonesia, matematika, IPS, dan PKN untuk SDLB. "Sebanyak 25 persen kisi-kisi soal dari pemerintah pusat dan 75 persen dari satuan pendidikan berkoordinasi dengan kabupaten/kota," katanya.

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Na'im mengatakan, Ujian Nasional pada tahun depan untuk SMA/MA/SMALB/SMK termasuk Paket C dan Paket C Kejuruan dilaksanakan pada 14-16 April dan SMP/MTs/SMP/SMPLB/Paket B/Usto pada 5-8 Mei. "Nilai kelulusannya tetap 5,5," katanya.

"Ujian sekolah/madrasah SD/SDLB/MI/Paket A/Ula pada 19-21 Mei," katanya. (ASW/SEN)




No comments:

Post a Comment

Blog Archive