Blog

Blog

Tuesday, December 21, 2010

Untukmu, Ibu




Ibu ….
Orang bilang hari ini adalah Hari Ibu
Sejuta keinginan
Sejuta rasa
Sejuta ekspresi
Tumpah demi menghormat sang ibu
Namun, kuingin tidaklah mengingatmu
Kuingin tidaklah mendekap kasihmu
Kuingin tidaklah mencium punggung telapak tanganmu
hanya di hari yang orang bilang sakral ini
Kuingin mengingatmu
Kuingin mendekap kasihmu
Kuingin mencium punggung telapak tanganmu
Kuingin bersimpuh dalam pangkuan dan pelukmu
Kuingin mereguk belai kasih sayangmu
Setiap aku dan kau mau, selamanya

Masih terasa benar bau tanah sawah
di punggung telapak tanganmu
Ketika bersama kita menanam padi
Ketika bersama kita cabuti rumput yang mengganggunya
Ketika bersama kita menghalau burung dan belalang yang mengganggunya
Ketika bersama kita memburu tikus yang mencoba melahapnya

Tak pernah tergores kelelahan di wajahmu
Meski tak bisa kau sembunyikan keriput kulitmu
Karna sengatan matahari
Karna menumpuk beban di pundakmu
Kau ajari aku bagaimana mesti hidup
Kau ajari aku bagaimana mesti bertahan dari sengitnya sengatan matahari
Kau ajari aku bagaimana mesti menerima kenyataan hidup
Tentang pahit manisnya kehidupan
Tentang susah senangnya kehidupan
Dengan bahasa lumpur
Dengan bahasa angin
Dengan bahasa panas
Dengan bahasa hujan
Dengan senyum surgamu

Dan, kini aku rindu mengulang segala titahmu
Beriring nyanyi sunyi
Dalam pangkuan sajadah panjang
Untukmu


Gresik, 22 Desember 2010

2 comments:

  1. Sebuah ekspresi total kecintaan anak kepada ibunda. Smoga kita termasuk anak-anak yg sayang sama ibunda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulilah ...terima kasih apresiasinya m aamiin3

      Delete

Blog Archive